KALURAHAN SENTOLO - Pemerintah Kalurahan Sentolo pada hari Selasa tanggal 30 Juni 2026,pukul 19.30 Wib di Aula Kalurahan Sentolo,mengadakan kegiatan pelatihan pranatacara dan pamedarsabda sesi ke II dengan tema Busana Jawa Mataraman, dengan narasumber Budi Sutowiyoso.
Para peserta pelatihan pranatacara dan pamedarsabda dari perwakilan masing-masing padukuhan yang terdiri dari pengurus Kalurahan Budaya Sentolo, Ketua RT,Karang Taruna dan Tokoh Masyarakat. Turut hadir dalam acara tersebut Bapak Teguh Lurah Sentolo, Bapak Edi Sarwono Carik Sentolo, Bapak Agus Sutrisno Kamituwo Sentolo, Ketua Kalurahan Budaya Bapak Totok Wisnutoro, Tim Monitoring Kalurahan Budaya Bapak L. Sujatmiko Edi Purwanto, S.Sn dan Pendamping Kalurahan Sentolo Ibu Suparmi.
Materi Pelatihan :
- Busana Pria ( Kakung )
Pakaian pria Mataraman lengkap ( jangkep ) terdiri dari beberapa elemen;
> Atasan: Mengenakan surjan( baju berlengan panjang dengan kerah tegak,
biasanya bermotif lurik ) atau Beskap/Atela( Jas tutup yang sering dipakai
untuk acara yang lebih formal.
> Bawahan
Menggunakan kain panjang atau Jarik yang diwiru ( dilipat rapi pada bagian depan)
> Penutup Kepala: Mengenakan Blangkon khas Yogyakarta,yang memiliki ciri khas mondolan ( tonjolan di bagian belakang ) > Aksesories
Dilengkapi dengan Stagen ( kain pengikat perut ), Sabuk dan Timang (gesper ), serta diselipkan Keris dibagian belakang sebagai simbol kewibawaan.
> Alas Kaki Menggunakan selop atau sandal tradisional
2. Busana Wanita ( Putri )
Untuk wanita busana ini memancarkan keanggunan dan estetika khas keraton
> Atasan:
Mengenakan Kebaya tradisional ( seringkali berupa kebaya kutu baru atau kebaya gaya Yogyakarta )
> Bawahan
Sama sepertipria, menggunakan Jarik bermotif batik ( seperti parang atau Sidomukti ) yang diwiru dengan teknis khusus
> Bagian Dalam
Menggunakan kemben dan Stagen untuk membentuk postur tubuh agar terlihat rapi dan langsing
> Aksesories
Rambut di sanggul ( biasanya model tekuk ) dan dihiasi dengan berbagai perhiasan tradisional seperti, cunduk mentul, serta mengenakan selendang yang di sampirkan di bahu.
Semoga kegiatan tersebut bisa menambah ilmu yamg bermanfaat.